•   (0274) 562070
  •  balaibahasadiy@kemdikbud.go.id

VITALITAS BAHASA, DIGLOSIA, DAN KETIRISANNYA: PEMERTAHANAN BAHASA MANDURO DI DESA MANDURO, KECAMATAN KABUH, KABUPATEN JOMBANG, JAWA TIMUR

May 28 2020

“Vitalitas Bahasa, Diglosia, dan Ketirisannya: Pemertahanan Bahasa Manduro di Desa Manduro, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur” merupakan salah satu naskah yang dimuat dalam jurnal ilmiah kebahasaan dan kesastraan Widyaparwa, Vol 47, No. 2, Desember 2019. Tulisan ini disusun oleh Eti Setiawati, Dany Ardhian, Wahyu Widodo, dan Warsiman (Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Brawijaya).

Artikel tersebut mengungkapkan bahwa suatu bahasa minoritas akan sulit bertahan jika bahasa itu dikepung oleh bahasa mayoritas, apalagi wilayah ini sangat bergantung pada wilayah sekitarnya, baik dari sisi ekonomi, pemerintahan, pendidikan, maupun kesehatan. Akan tetapi, bahasa daerah tersebut justru mampu bertahan dan tidak terpengaruh oleh bahasa-bahasa di sekitarnya. Kajian ini mendeskripsikan vitalitas bahasa, diglosia, dan ketirisan bahasa. Lokasi penelitian di empat dusun (Dander, Goa, Matokan, dan Gesing) Desa Manduro, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Desa Manduro dipilih karena penduduknya berbahasa Madura, tetapi dikelilingi oleh penduduk berbahasa Jawa dan terpisah dengan bahasa induknya (bahasa Madura). Sumber data diambil dari seratus responden dalam empat kelompok (anak, remaja, dewasa, dan manula). Pengumpulan data menggunakan teknik triangulasi sumber: pengamatan (simak-catat), angket diadopsi dari Quetioner Bahasa Sehar-hari Universitas Katolik Indonesia Atmajaya, dan wawancara mendalam. Hasil kajian memperlihatkan bahwa situasi bahasa stabil-mantap, tetapi berpotensi terancam. Diglosia terdapat pada ranah keluarga, kerabat, pertetanggaan, dan pertemanan. Ketirisan diglosia terjadi pada ranah pertemanan.

Jurnal ilmiah ini bisa dibaca selengkapnya di widyaparwa.kemdikbud.go.id yang merupakan media publikasi dan komunikasi hasil penelitian kebahasaan dan kesastraan Indonesia dan daerah di Indonesia yang diterbitkan oleh Balai Bahasa Daerah Istimewa Yogyakarta. (kha)

Read 89 times
Rate this item
(0 votes)

Standar Layanan