PENYULUHAN BAHASA INDONESIA BAGI GURU BAHASA INDONESIA SMP DAN SEDERAJAT KABUPATEN BANTUL

by admin / 12 April 2019 14:12:49 WIB / Dibaca sebanyak 111 kali


Rangkaian kegiatan Penyuluhan Kemahiran Berbahasa Indonesia bagi Tenaga Profesional dan Calon Tenaga Profesional di seluruh wilayah DIY masih terus berlangsung. Gelombang kedua kegiatan ini dilaksanakan di Kabupaten Bantul, tepatnya di SMAN 1 Jetis, Bantul. Kegiatan yang diikuti oleh 122 guru Bahasa Indonesia ini dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Bantul, Isharmoko, M.Pd.. Dalam sambutannya, Isharmoko mengatakan bahwa Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Bantul sangat mengapresiasi kegiatan ini dan berharap para guru dapat mengikuti kegiatan ini sampai tuntas agar ilmu yang nantinya diperoleh dapat ditularkan kepada peserta didik. Berkaitan dengan pendidikan karakter, Isharmoko mengatakan, “Pendidikan karakter masih menjadi hal utama untuk ditekankan pada siswa agar terbentuk generasi muda yang memiliki pribadi yang baik, bijaksana, jujur, bertanggung jawab, santun dalam berbahasa dan dapat menghormati orang lain. Untuk mencapai semua itu, peran guru sebagai pendidik sangat dibutuhkan. Seorang guru harus dapat menjadi panutan dan teladan bagi para siswa”.
Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan dengan pola 32 jam dengan penyuluh dari Balai Bahasa DIY dan praktisi dari luar Balai Bahasa DIY. Adapun materi yang disampaikan ialah (1) Kebijakan Bahasa dan Sastra Indonesia, (2) Penerapan Ejaan pada Teks, (3) Penggunaan Diksi pada Teks, (4) Penyusunan Kalimat dan Paragraf pada Teks, (5) Bahasa Surat dan Laporan, (6) Apresiasi Sastra (Prosa), serta (7) Apresiasi Sastra (Puisi).
Sebagai guru Bahasa Indonesia, mereka sangat membutuhkan materi-materi tersebut, terutama pedoman tentang kebakuan kebahasaan, baik untuk kepentingan mereka sebagai guru, maupun untuk diajarkan pada peserta didik. Hal ini tidak hanya berkaitan dengan teori, tetapi bagaimana semua itu dapat diterapkan oleh siswa dalam kaitannya dengan kesantunan berbahasa. Salah satu peserta mengatakan bahwa saat ini banyak siswa yang kurang memperhatikan etika berbicara dengan guru, seperti dalam hal pilihan kata.
 
  

0 Komentar

Form Komentar



Galeri

DATA KUNJUNGAN

026307
 
Pengunjung hari ini : 45
Total pengunjung : 8141
Hits hari ini : 120
Total Hits : 26307
Pengunjung Online : 2