KUNJUNGAN MAHASISWA SASTRA INGGRIS FIB UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN PURWOKERTO

by admin / 09 April 2019 15:16:54 WIB / Dibaca sebanyak 94 kali

Balai Bahasa DIY menerima kunjungan mahasiswa Prodi S1 Sastra Inggris FIB Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto pada Selasa, 9 April 2019. Sebanyak 60 mahasiswa dan dua dosen pendamping hadir di ruang pertemuan lantai tiga Balai Bahasa DIY. Mereka disambut oleh Kepala Subbagian Tata Usaha, Suhana, S.Pd. Selain beliau, hadir pula sebagai narasumber Koordinator Bidang Pembinaan Sastra, Dr. Ratun Untoro, M.Hum. dan Dra. Wiwin Erni Siti Nurlina, M.Hum. sebagai perwakilan dari Bidang Pembinaan Bahasa.

Pada kesempatan ini, para mahasiswa tersebut ingin menambah pengetahuan dan wawasan mereka terkait kegiatan yang dilakukan oleh Balai Bahasa DIY. Dra. Wiwin Erni Siti Nurlina, M.Hum. memberikan gambaran kegiatan yang dilakukan oleh Balai Bahasa DIY sejak awal berdiri. Pada bidang penelitian, telah dilakukan berbagai kajian kebahasaan dan kesastraan yang hasilnya telah dicetak dan menjadi koleksi perpustakaan Balai Bahasa DIY. Pada bidang penyusunan, Balai Bahasa DIY telah menyusun Kamus Bausastra Jawa, Ensiklopedi Sastra Jawa, Tata Bahasa Jawa Mutakhir, serta Ejaan dan Aksara Jawa. Pada bidang pembinaan, Balai Bahasa DIY menyasar langsung pada masyarakat, seperti pemilihan Duta Bahasa, siaran di Radio Republik Indonesia, Bengkel Bahasa dan Sastra, dan penyuluhan.

Koordinator Bidang Pembinaan Sastra, Dr. Ratun Untoro, M.Hum. menambahkan penjelasan tentang kegiatan sastra yang telah dilakukan Balai Bahasa DIY. Bengkel Bahasa dan Sastra dilakukan setiap tahun dan telah berlangsung selama 25 tahun. Kegiatan tersebut selalu diakhiri dengan peluncuran buku antologi karya peserta Bengkel Bahasa dan Sastra. Kegiatan sastra lainnya yang sedang berlangsung adalah revitalisasi sastra di daerah. Kegiatan ini merupakan pendampingan terhadap komunitas sastra di daerah untuk menghidupkan kembali karya sastra yang hampir punah.

Pada intinya, seluruh kegiatan yang dilakukan Balai Bahasa DIY tidak terlepas dari tugas utama, yaitu menjalankan amanat untuk “mengutamakan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing” sebagaimana termaktub dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009. Kegiatan kunjungan tersebut diakhiri dengan penyerahan cinderamata berupa buku-buku terbitan Balai Bahasa DIY dan foto bersama.

 

  

0 Komentar

Form Komentar



Galeri

DATA KUNJUNGAN

026338
 
Pengunjung hari ini : 47
Total pengunjung : 8143
Hits hari ini : 151
Total Hits : 26338
Pengunjung Online : 1